Memanfaatkan momen padatnya kunjungan, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung memasarkan telur ayam segar hasil panen program kemandirian warga binaan. Senin (30/03). Produk ini dijajakan langsung di area ruang tunggu kunjungan sebagai upaya memperkenalkan hasil karya Warga Binaan kepada masyarakat luas.
Telur-telur yang dipasarkan merupakan hasil pengelolaan peternakan ayam petelur yang dikerjakan secara profesional di dalam Lapas. Para pengunjung menyambut antusias kehadiran produk ini karena kondisinya yang masih sangat segar dengan harga yang bersaing. Penjualan ini membuktikan bahwa program pembinaan kemandirian di bidang peternakan berjalan sukses dan produktif.
Dengan produk yang diterima baik oleh masyarakat, para warga binaan diharapkan semakin termotivasi untuk mengasah keterampilan sebagai bekal mandiri setelah bebas nanti. Hal ini sejalan dengan misi pemasyarakatan yang produktif dan berdaya guna.
Proses pemasaran dilakukan dengan tertib di bawah pengawasan petugas tanpa mengganggu alur layanan kunjungan utama. Lapas Narkotika Bandar Lampung berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program kemandirian lainnya. Melalui inovasi ini, diharapkan semakin banyak produk unggulan Lapas yang bermanfaat bagi masyarakat dan mendukung pembinaan yang lebih humanis.
(Humas Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung)

Tinggalkan Balasan