Suasana pagi di Aula Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dipenuhi dengan semangat positif melalui kegiatan Relaksasi Otot Progresif yang dipandu oleh mahasiswa magang Universitas Malahayati untuk Warga Binaan Pemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dalam menciptakan kondisi emosional yang lebih sehat dan stabil. Rabu (06/05)
Relaksasi otot progresif merupakan metode latihan yang dilakukan dengan mengencangkan dan melemaskan otot tubuh secara bertahap guna membantu mengurangi ketegangan fisik maupun pikiran. Dengan mengikuti setiap gerakan dan arahan yang diberikan, Warga Binaan diajak untuk lebih mengenali kondisi tubuh serta melatih ketenangan diri.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan suasana yang kondusif. Selain memberikan manfaat bagi kesehatan mental, latihan relaksasi ini juga menjadi sarana untuk membantu meningkatkan fokus, mengurangi stres, serta membangun energi positif dalam menjalani aktivitas sehari-hari selama masa pembinaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Warga Binaan dapat menerapkan teknik relaksasi secara mandiri sebagai langkah sederhana dalam menjaga kesehatan mental dan pengendalian diri. Pembinaan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang lebih tenang, sehat, dan siap menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.
(Humas Lapas Narkotika Bandar Lampung)

Tinggalkan Balasan