Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi turut mendampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung, Maulidi Hilal, dalam kegiatan audiensi dan silaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung, Rabu (1/7).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) dan Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) se-Lampung, serta disambut langsung oleh Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, beserta jajaran pengurus.

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Lampung, Maulidi Hilal, menegaskan komitmen jajarannya untuk terus membangun tata kelola pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, dan terbuka terhadap pengawasan publik.

Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai mitra dalam menyampaikan informasi yang objektif, edukatif, dan membangun kepada masyarakat mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua belah pihak berdiskusi mengenai penguatan kemitraan antara Pemasyarakatan dan insan pers, khususnya dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta penyebarluasan berbagai program pembinaan warga binaan, pelayanan publik, dan inovasi yang dilaksanakan oleh satuan kerja Pemasyarakatan di Provinsi Lampung.

Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung bersama jajaran Pemasyarakatan Lampung berkomitmen untuk terus mempererat sinergi dengan media massa sebagai mitra strategis. Diharapkan, kolaborasi yang terjalin dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.(*)

(Humas Lapas Narkotika Bandar Lampung)

Tinggalkan Balasan

Quote of the week

Jalani kehidupan dengan penuh kesabaran, yakinlah bahwa masa depan cerah akan menyertai kita semua”

~ JUMADI – KALAPAS

Designed with WordPress

Eksplorasi konten lain dari Lapas Narkotika Bandar Lampung

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca